Terasistana.id, Jakarta
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Baturaja).
Dentuman sistem senjata roket menggema di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Jumat. (04/09/2026). Tiga Alutsista, yakni MLRS Vampire Korps Marinir TNI AL, Astros TNI AD, dan HIMARS milik US Army, terlibat dalam skenario penembakan terintegrasi land joint strike.

Dalam kegiatan tersebut, prajurit Korps Marinir TNI AL turut menunjukkan kemampuan bersama unsur TNI dan pasukan negara sahabat. Latihan ini menjadi bagian dari upaya menguji koordinasi dan interoperabilitas dalam pelaksanaan operasi gabungan.
Integrasi Vampire Marinir Indonesia, Astros, dan HIMARS menguji kemampuan personel dalam melaksanakan prosedur dan koordinasi secara terpadu. Prajurit Marinir turut ambil bagian dengan mengedepankan ketepatan, disiplin, dan profesionalisme selama latihan berlangsung.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menegaskan, keterlibatan prajurit Marinir dalam Latgabma Super Garuda Shield 2026 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional dan interoperabilitas dalam operasi gabungan.

Melalui skenario land joint strike, Latgabma Super Garuda Shield 2026 menguji kemampuan pasukan untuk bekerja secara terpadu dengan dukungan berbagai Alutsista. Bagi Korps Marinir, latihan ini menjadi momentum meningkatkan kesiapan tempur sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat.
NP






