Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
14/07/2026.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad,bekerja sama dengan Palang Merah Pakistan (PRCS), berhasil menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Dasar/Tanggapan Darurat (Basic First Aid/Emergency Response) selama dua hari pada tanggal 9-10 Juli 2026.
Dikutib redaksi pada Selasa (24/07/2026) Kegiatan ini di selenggarakan di bawah Kepemimpinan Indonesia saat ini di Komite ASEAN di Islamabad (ACI), program ini menandai tonggak penting lainnya dalam kemitraan kemanusiaan kelembagaan antara Kedutaan Besar dan PRCS.
Pelatihan ini mempertemukan Duta Besar dan perwakilan Negara Anggota ASEAN yang terakreditasi di Pakistan, anggota keluarga ASEAN,masyarakat Indonesia,dan mahasiswa Indonesia. Dipimpin oleh Bapak Abdullah Wajid, Petugas Pelatihan Pertolongan Pertama Komersial PRCS,program dua hari ini memberikan pengetahuan praktis dan keterampilan langsung kepada peserta dalam kesiapsiagaan darurat,termasuk penilaian lokasi kejadian,CPR,penanganan luka dan patah tulang,luka bakar,tersedak, keadaan darurat jantung,transportasi korban,dan triase.
Dalam sambutan pembukaannya,Duta Besar RI Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo,M.Sc. yang disampaikan melalui Ferry J. Murdiansyah,Konselor di menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat sebagai tanggung jawab bersama dalam memberikan layanan pelindungan dan bantuan kepada keluarga besar ASEAN. “Melalui pelatihan ini,Indonesia,ASEAN,dan Pakistan turut memperkuat kerja sama kemanusiaan sekaligus membekali para peserta dengan keterampilan praktis pertolongan pertama dan respons darurat,”kata Dubes RI Chandra W. Sukotjo dalam sambutannya.
Beliau mencatat bahwa kapasitas tanggap darurat bukan lagi sekadar kompetensi teknis,tetapi elemen penting dalam melindungi nyawa dan memastikan bahwa bantuan dapat diberikan secara efektif kepada keluarga,masyarakat,dan warga negara tanpa penundaan.
Pelatihan Tanggap Darurat,bersama dengan acara donor darah (08/07/2026) yang diselenggarakan di bawah Kepemimpinan Indonesia di ACI,mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat diplomasi kemanusiaan melalui kerja sama yang praktis dan berorientasi pada hasil.
Membangun kesiapan darurat yang lebih kuat,katanya,tidak hanya berkontribusi pada ketahanan komunitas ASEAN di Pakistan tetapi juga pada kemitraan Indonesia- Pakistan yang lebih luas berdasarkan solidaritas,saling membantu,dan kerja sama antar masyarakat.
Mewakili PRCS,tim pelatihan menegaskan kembali komitmennya untuk lebih memperkuat kerja sama dengan Kedutaan Besar ASEAN di Islamabad dalam mempromosikan kesadaran pertolongan pertama, kesiapan darurat,dan aksi kemanusiaan.
Tim PRCS mengapresiasi partisipasi aktif misi diplomatik ASEAN dan peserta muda,menekankan bahwa ketahanan masyarakat dimulai dengan membekali individu dengan kepercayaan diri dan keterampilan untuk merespons secara efektif selama keadaan darurat. Melalui inisiatif ini,Indonesia menegaskan kembali perannya sebagai Ketua Komite ASEAN di Islamabad dalam mempromosikan kehadiran ASEAN yang lebih tangguh,inklusif,dan berpusat pada masyarakat di Pakistan.
Pelatihan Tanggap Darurat ini semakin memperkuat kerja sama kelembagaan antara Indonesia dan Pakistan sekaligus memajukan persahabatan ASEAN-Pakistan melalui aksi kemanusiaan konkret.
Git-Red.






