Forum Pemuda Banten Kritik Bahlil: Candaan “Lailatul Qadar Golkar” Dinilai Menyinggung Umat

Banten — Forum Pemuda Banten melalui perwakilannya, Aang, mengecam pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menyebut bahwa “Lailatul Qadar bagi Golkar adalah ketika kursinya bertambah.”

Menurut Aang, pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan, apalagi di tengah suasana bulan suci Ramadan ketika umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak refleksi spiritual.

“Ucapan seperti itu bukan sekadar candaan politik. Itu bisa dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap makna sakral Lailatul Qadar,” ujar Aang dalam pernyataannya di Banten, Sabtu (8/3).

Ia menilai pejabat publik seharusnya lebih berhati-hati dalam berbicara, terutama ketika menyentuh simbol-simbol agama yang dihormati masyarakat.

Aang juga mengingatkan bahwa pernyataan kontroversial dari Bahlil bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, publik juga sempat dibuat gaduh oleh berbagai kebijakan dan pernyataannya, mulai dari polemik kenaikan harga gas LPG 3 kilogram hingga persoalan izin tambang yang menuai kritik luas.

“Dalam situasi ekonomi yang sulit seperti sekarang, pejabat negara seharusnya menahan diri dari ucapan yang memicu kegaduhan. Rakyat sedang berjuang menghadapi tekanan ekonomi,” katanya.

Karena itu, Forum Pemuda Banten mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi serius terhadap para menteri di kabinetnya.

“Sudah saatnya Presiden berani melakukan reshuffle terhadap menteri-menteri yang terus memicu polemik. Jika tidak, ini bisa menjadi bom waktu bagi stabilitas pemerintahan,” ujar Aang.

Ia menambahkan, publik kini mulai mempertanyakan ketegasan presiden dalam mengendalikan para pembantunya. Menurutnya, banyak menteri yang terlihat memiliki agenda politik masing-masing sehingga memunculkan ketidakpercayaan di tengah masyarakat.

“Rakyat sudah lelah dengan pernyataan-pernyataan yang tidak sensitif terhadap kondisi mereka. Kepemimpinan diuji bukan oleh pidato, tetapi oleh keberanian mengambil keputusan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *