Nuansa Suasana Ramadhan Lapas Garut Dengan Kepedulian Dan Kekeluargaan Fasilitasi Keluarga Bawakan Makanan Berbuka Untuk Warga Binaan

Terasistana.id, Jakarta

 

GARUT –

Suasana Ramadan membawa nuansa kebersamaan dan kepedulian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut. Menjelang waktu berbuka puasa, layanan penitipan barang dan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kembali dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, sebagai bentuk pemenuhan hak WBP untuk menerima kiriman dari keluarga tercinta.

Layanan yang berlangsung pada sore hari tersebut dimanfaatkan oleh keluarga Warga Binaan untuk mengirimkan makanan berbuka puasa. Sebanyak 16 orang pengguna layanan tercatat menitipkan paket makanan dan barang yang telah melalui pemeriksaan ketat oleh petugas, guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga di dalam lingkungan lapas.

Seluruh proses pelayanan berjalan dengan tertib dan lancar. Data pengunjung tercatat secara administratif melalui aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) serta buku laporan, sebagai bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Tidak terdapat keluhan maupun masukan dari masyarakat, yang menunjukkan pelayanan telah berjalan optimal dan sesuai harapan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut, Rusdedy, menyampaikan bahwa layanan penitipan makanan selama Ramadan memiliki makna penting, tidak hanya sebagai pelayanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral bagi Warga Binaan.

“Momentum Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan kebersamaan. Kami memfasilitasi keluarga untuk mengirimkan makanan berbuka puasa sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi Warga Binaan. Layanan ini diberikan secara gratis dan merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas,” ujar Rusdedy.

Melalui layanan ini, diharapkan Warga Binaan tetap dapat merasakan kehangatan dan perhatian keluarga, khususnya di bulan suci Ramadan, sehingga mampu meningkatkan semangat menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat di Garut.

NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *