Terasistana.id, Jakarta
Jayapura,
19/02/2026.
Satuan Tugas (Satgas) TNI Koops Swasembada memusnahkan sejumlah senjata api hasil sitaan dari kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan simpatisannya,pada Selasa (17/02/2026). Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan mesin gerinda cut off dan dipimpin langsung oleh Panglima Koops Swasembada,Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Kegiatan pemusnahan berlangsung di Markas Koops Swasembada,Distrik Sentani,Kabupaten Jayapura,Papua. Senjata yang dimusnahkan merupakan hasil rangkaian operasi aparat militer dalam beberapa bulan terakhir, baik melalui penindakan langsung maupun penyerahan sukarela.
Barang bukti yang dilenyapkan terdiri atas senjata api laras panjang,pistol rakitan dan pabrikan,serta ratusan butir munisi. Seluruhnya merupakan hasil sitaan dari berbagai operasi penegakan hukum dan pendekatan sosial di wilayah operasi.
“Pemusnahan barang bukti ini bukan sekadar seremoni simbolis,tetapi bentuk pertanggungjawaban kepada bangsa dan negara serta rakyat Indonesia,”ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito dalam keterangan resmi yang disampaikan Penerangan Satgas Koops Swasembada,Letda Inf Iqbal Fausan,pada Rabu (18/02/2026).
Menurut Novi,capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi teritorial yang mengedepankan dialog, pembinaan,dan pendekatan humanis berjalan beriringan dengan langkah tegas penegakan hukum.
Ia mencontohkan,tindakan tegas dilakukan dengan melumpuhkan Pangkodap XV-Ngalum Kupel,Lamek Alipky Taplo,beberapa waktu lalu. Di sisi lain,pendekatan persuasif juga membuahkan hasil dengan kembalinya 17 anggota OPM ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Keberhasilan itu,lanjutnya,menjadi bukti komitmen Koops Swasembada dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua.
“Penindakan bukan satu-satunya cara yang kami tempuh. Ruang dialog tetap kami buka bagi saudara-saudara yang ingin kembali ke pangkuan NKRI,” tegasnya.
Git-Red






