Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
29/11/2025.
Indonesia memperkuat diplomasi budaya dan literasi di Pakistan melalui peresmian Indonesian Corner di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Pakistan,pada Kamis (27/11/2025).
Di waktu yang sama,dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perpusnas RI dan Perpustakaan Nasional Pakistan. Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara,khususnya di bidang budaya,pendidikan,dan pengembangan perpustakaan.
Kegiatan berlangsung di Islamabad dan dihadiri Sekretaris Utama Perpusnas RI Joko Santoso,Kepala Biro Hukum,Organisasi,Kerja Sama dan Humas Perpusnas RI Sri Marganingsih,serta Koordinator Kerja Sama Perpusnas RI Vira Farhana. Turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pakistan Aurangzeb Khan Khichi,pejabat KBRI Islamabad, perwakilan Perpusnas Pakistan, akademisi,mahasiswa,serta para duta besar negara sahabat.
“Indonesian Corner bukan hanya ruang baca,tetapi simbol persahabatan dan jembatan pengetahuan antara masyarakat Indonesia dan Pakistan. Melalui inisiatif ini,kami ingin menghadirkan wajah Indonesia yang beragam,terbuka,dan siap berkolaborasi,”ujar Sekretaris Utama Perpusnas RI,Joko Santoso, dalam sambutannya,seperti keterangan yang diterima redaksi,pada Jumat (28/11/2025).
Ruang Indonesian Corner menghadirkan beragam koleksi buku tentang Indonesia,informasi budaya, serta materi edukasi yang dapat diakses publik. Inisiatif ini diharapkan menjadi pusat kegiatan seperti diskusi buku,lokakarya,pemutaran film, hingga program budaya yang memperkenalkan Indonesia secara lebih dekat kepada masyarakat Pakistan. Perpusnas RI juga menyerahkan paket buku sebagai dukungan penguatan koleksi awal.
Selain peresmian ruang baca, acara tersebut juga menandai penandatanganan MoU antara Perpusnas RI dan Perpusnas Pakistan, yang membuka peluang kerja sama lebih luas. Kesepakatan ini mencakup pertukaran koleksi dan publikasi, kolaborasi digitalisasi,peningkatan kapasitas pustakawan,serta pengembangan program literasi dan layanan perpustakaan.
Sri Marganingsih menyampaikan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua lembaga untuk membangun perpustakaan modern yang inklusif dan relevan. “Kerja sama ini memperkuat langkah kedua negara dalam memajukan literasi. Kami ingin memastikan bahwa perpustakaan menjadi ruang belajar yang adaptif terhadap perkembangan masyarakat dan teknologi,”ujarnya.
Perpusnas Pakistan menyambut positif perluasan kerja sama ini. Mereka menilai Indonesian Corner akan memperkaya wawasan masyarakat Pakistan mengenai Indonesia serta membuka ruang pertukaran gagasan di bidang budaya dan pendidikan.
Dengan diresmikannya Indonesian Corner dan penandatanganan MoU ini, Indonesia dan Pakistan menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat hubungan jangka panjang melalui diplomasi pengetahuan dan kolaborasi institusi perpustakaan. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai program bersama di masa mendatang.
Git-Red.






